Kamis, 26 April 2018

Puisi Cinta Bagian Ke Tiga dari Nomor 11 - 15

Puisi Cinta Bagian Ke Tiga dari Nomor 11 - 15 - Ini adalah halaman ketiga dari potongan artikel halaman pertama yang berisi beberapa puisi cinta dengan judul kamu, cinta hati, lautan cinta, melukis cinta, dan bidadari tak bersayap, silahkan disimak :
Artikel Utama : 15 Puisi Cinta Tentang Setia, Rindu, Senyum dan Belahan Jiwa 

11. Puisi Cinta Berjudul Kamu

Matamu seperti cahaya hatiku,
Selalu terpancar indah di depanku,
Menari di mataku,
Berkembang di sekitarku,


Langkah Anda seperti penguatan batin saya,
Muncul senyum yang sangat cerah,
Menyanyikan ritme yang penuh cinta,
Memperkuat saya setiap hari,

Aku hanya ingin kamu tahu,
Anda sangat berarti bagiKU,
Cobalah untuk melihat dan menyapaku,
Hiduplah hari yang menyenangkan.

12. Puisi Cinta Berjudul Cinta Hati

Jika kamu adalah cinta sejatiku
Saya menempatkan jiwa saya ke abadia saya
Rasa hati yang tidak diketahui orang lain
Hanya ini yang tahu ini ,,

Jiwa itu hampa dan dibelenggu
Hika kamu tidak ada di sisiku
Karena kamu adalah ,,
Seorang malaikat dalam hidup dan matiku.


Allah,,
Biarkan aku membebaskan pengorbananku, demi dia
Saya ingin, selama dia bahagia
Karena dia satu-satunya wanita yang saya miliki
Hari ini besok dan selamanya

13. Puisi Cinta Berjudul Lautan Cinta

Ombak dan angin pantai
Terlihat disuarakan
Terhempas oleh angin sepoi-sepoi
Pohon bakau.


Fenomena remaja
Menjadi pengasih
Mencakup area pantai
Duduk manis bersama
Memeluk penuh romansa

Pesona Bandengan
Yang memancar
Menjadi perjalanan yang nyaman
Mengobrol dengan pacar
Buka rayuan kasar
Mengobrol dengan indah dan lebay


Pasangan romantis
Lebih jelas terlihat
Meskipun cuaca sangat panas
Pelukannya bahkan tidak dekat

Mungkinkah itu Pantai Bandengan
Bergerak ke lautan cinta?
Laut di mana laki-laki membaurkan satu
Dengan seorang gadis stastus remaja


Jika ya ..
Apa kamu senang
Atau melebar kecewa?

14. Puisi Cinta Berjudul Melukis Cinta

Bisakah saya melukis cinta untuk Anda?
Gores satu juta warna
yang bisa membuatmu cantik ..


Bisakah saya melukis cinta untuk Anda?
Seperti notasi mimpi kupu-kupu
bersayap biru,
Terbang bersama ke negeri pelangi ..

Bisakah saya melukis cinta untuk Anda?
Mengalami saya lelah di jalan gelisah!

15. Puisi Cinta Berjudul Bidadari Tak Bersayap

Kelembutan hatinya membuat saya tercengang. . .
Lihat keindahan Bulan,
Sama seperti melihat keindahan wajahnya.

Sungguh dia menghadapi ini semua. . .
Menghadapi situasi sebenarnya.
Merasa penderitaannya saja.
Dan mengukur penderitaan pada mimpi. . .


Meskipun dia hanya malaikat bidadari,
Tapi kelembutan hatinya membuatku merasa seperti .....
Berada di awan.
Artikel Sebelumnya : Puisi Cinta Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10

Label:

Puisi Cinta Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10

Puisi Cinta Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10 - Ini adalah halaman kedua dari potongan artikel halaman pertama yang berisi beberapa puisi cinta dengan judul dirimu satu, aku mohon, untuk kekasih, tentang kamu, arti cinta sejati, silahkan disimak :
Artikel Utama : 15 Puisi Cinta Tentang Setia, Rindu, Senyum dan Belahan Jiwa

6. Puisi Cinta Berjudul Dirimu Satu

Jika saja kamu tahu
Apa hatiku?
Apa yang saya rasakan saat ini?


Jika Anda bisa merasakan
Tolong ... jawab rasa ini!
Tolong nyatakan perasaan yang ada di hatimu!

Jika saja kamu tahu...
Hanya Anda yang ada di hati ..
Hanya nama Anda yang terukir dalam jiwa ..
Hanya wajahmu yang ada di bayanganku


Kamu ...
Telah menyebarkan cinta dalam hatiku
Telah membagi rasa indah di hati
Meski hanya saya rasakan

Cinta itu muncul ...
Ketika saya melihat Anda
Dan tiba-tiba muncul
Di hatiku ....... karena hanya di hatimu

7. Puisi Cinta Berjudul Aku Mohon

Kembalilah sayangku
Kembalilah padaku
Cintailah aku dengan tulus
Karena aku tidak bisa hidup tanpamu
Dan jika suatu saat nanti

Aku pergi
Bukan karena saya menyerah
Tapi saya pergi karena waktu
Dan ruang yang memisahkan kita


Ketika itu terjadi
Mohon maafkan saya
Tidak ada lagi di sisimu

Karena kita terpisah ruang dan waktu
Kalau saja waktunya ada di pihakku
Sejak awal, sejal saya bertemu dengan Anda


Saya harus mengatakan sayang
Saya katakan cinta
Karena itu milikmu

Kemudian
Jagalah mimpimu
Meskipun itu tidak akan bersamaku
Karena untuk saya
Raunganmu adalah hatiku

8. Puisi Cinta Berjudul Untuk Kekasih

Terjebak dalam sakit hati
Saya tidak bisa merasakan lawan saya dengan jari-jari saya
Tidak ada tempat untuk hari yang terasa di sana
Hanya lelah
Lelah yang saya pikir

Anggaplah waktu itu tidak terjadi
Mungkin hatiku hancur seperti ini
Langkah saya terhenti di malam hari
Mataku terhalang oleh jurang yang dalam


Dengar pendapat saya tidak pasti
Hatiku tenggelam dalam gelombang kemarahan
Tubuhku tidak memiliki kekuatan untuk berfungsi
Mungkin tidak ada lagi yang bisa terjadi sekarang

Jiwa saya lemah hati saya sulit
Ingat malam itu itu menyakitkan
Apakah hidup ini?


Saya tidak berpikir semua seperti ini
Mungkin ada titik terang
Itu akan menerangi kegelapan hati

Berikan pujian untuk dirimu sendiri
Bungkam semua yang ada saat ini
Sampai aku bisa kembali ke kehidupan yang indah ini

9. Puisi Cinta Berjudul Tentang Kamu

Di waktu senggang saya mencoba untuk melupakan
Untuk sesaat memendam kisah lama
Lihat pelangi yang sekarang gelap
Itu gelap gulita dan diam

Tampaknya hadir di ingatan Anda
Terlihat jernih tetapi menyakitkan
Meskipun Anda merasa seperti saya mendambakan
Biarkan aku dalam kesepian


Meskipun kamu mencintaiku tapi tidak sebaliknya
Anda yang saya cintai tidak akan terlupakan
Seringkali Anda terlihat bagus
Dan seringkali Anda juga menyakitkan

Kerinduan ini membuatku gila
Kehilangan dirimu luka
Berharap saya selamanya
Sampai mati terlalu slalu bersama


Dan mungkin jika nanti
Matahari tidak bersinar lagi
Anda tinggal dan tetap di samping
Menemani saya dalam keindahan surgawi

10. Puisi Cinta Berjudul Arti Cinta Sejati

Pada hari kami bertemu, waktu sepertinya berhenti
ketakutan dan keraguan dengan situasi saya mencoba untuk berdiri
di depan Anda yang tidak lagi memiliki


Jam berlalu dan tak terhitung jumlahnya
Ketenangan yang ada di matamu
selalu bermain di setiap kecantikan saya

Jika ada satu permintaan
Saya ingin mengubah segalanya menjadi kebahagiaan
jadi kamu tahu bagaimana kamu menyukaiku
Artikel Selanjutnya : Puisi Cinta Bagian Ke Tiga dari Nomor 11 - 15

Label:

15 Puisi Cinta Tentang Setia, Rindu, Senyum dan Belahan Jiwa

15 Puisi Cinta Tentang Setia, Rindu, Senyum dan Belahan Jiwa - Membahas cinta, tentu semua orang pernah merasakannya. Cinta dengan keluarga, saudara bahkan dengan kekasih. Dengan cinta semua bisa terjadi, yang pait akan menjadi manis, yang sedih akan menjadi senang dan yang berat akan terasa menjadi ringan. Dengan rasa cinta rasa semangat terus tumbuh, terkadang dengan cinta diri kita terasa aneh senang, tertawa kadang juga gelisah tidak menentu.

Itulah cita karena cinta muncul dari hati atau perasaan. Terkadang mengugkapkan rasa cinta sulit, ucapkan saja melalui kata-kata indah anda melalui puisi, dengan ungkapan puisi cinta dapat mewakili ungkapan perasaan yang ada di dalam hati anda. Puisi cinta tercipta  karena ada perasaan kasih yang tertuang sehingga dapat diuraikan melalui kata-kata indah dan romantis, pembaca bisa membaca sekaligus menafsirkan dari uraian kata tersebut.
Baca Juga : Puisi Cinta Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10
Dengan cinta, semua bisa terjadi kisah cinta terkadang susah, senang gelisah riang semuanya ada. Terkadang dengan orang yang kita cintai, dapat menginspirasi berbagai hal sehingga membantu tersalurnya bakar serta kretifitas yang kita miliki. Ketika rasa senang ataupun gelisah dapat diungkapkan melalui puisi cinta. Ketika melihat kekasih, orang yang kita sayang, hati terasa melayang-layang dapat dituangkan dalam puisi cinta, ditulis dan disimpan rapi.

Bahkan mungkin orang special tersebut diberi puisinya, pasti lengkaplah sudah kebahagiaan keduanya. Ketika dilanda kegelisahan, lama tidak bertemu bahkan terjadi kesalahfahaman sehingga membuat hati menjadi resah ungkapkan pula dengan puisi cinta. Diksi yang terdapat dalam puisi cinta memiliki makna yang tersirat sehingga pembaca  panafsiran atau pemaknaan tersendiri.

Puisi Cinta bisa diciptakan oleh semua orang, sesuai apa yang dirasakannya yang berkaitan dengan perasaanya, apa yang dirasakannya, baik senang maupun sedih. Puisi senang akan lebih mudah dibuat dengan hati dan perasaan yang menggebu-gebu, ketika sedang dilanda mabuk cinta. Namun, puisi sedih ini dapat diungkapkan ketika hati-benar sedih, perasaan dan fikiran tidak karuan entah patah hati karena putus cinta, dicuekin bahkan ditinggalkan pasangan.

Puisi Cinta Paling Romantis dan Membuat Sedih

1. Puisi Cinta Berjudul Setia

Di malam yang sepi ini
Terdiam pula suara burung kendari
Kini telah kusadari
Bahwa tinggal kenangan dalam hati


Sungguh indah pada masa itu
Dimana cinta kita telah Satu
Namun kini semua telah berlalu
Bersama angin yang terus melaju

Mengapa cinta ini terus siksaku
Mengapa sayang ini membunuhku
Bayang wajahmu selalu hantuiku
Dimana dirimu yang dulu


Dimana letak kebahagiaanku
Diriku kan tetap menanti dan menanti kehadiranmu
Janji setiamu kini telah hilang
Kebersaan kini hanya tinggal kenangan

Walau bagaimanapun kan kuterima kenyataan
Bahwa manusia tidak bisa lari dan harus menerima keadaan

2. Puisi Cinta Berjudul Rinduku

Saat rindu mulai terasa
Seakan diri ini tersiksa tersiksa
Anganku padamu hanya sekedar asa
Sakit dan menyesak dalam dada

Rindu ini selalu ada padaku
Dimanakah engkau wahai kasihku
Sedikitpun tak ada kabar darimu
Diriku selalu ingin tahu
Bagaimanakah keadaanmu


Rasa ini kan selalu kujaga
Rindu yang selalu menerpa
Sayang ini yang telah membawa
Dari rasa cemas kan kuganti dengan bahagia

Ketika lilin ini telah menyala
Hati ini seraya ingin berkata
Namun bibir ini sedikitpun tak mampu berucap
Dimanakah engkau sayang


Dimana engkau kasih
Cintamu kan selalu kujaga
Cinta ini kan abadi
Sampai akhir hayat ini

3. Puisi Cinta Berjudul Senyumlah, Jangan Sedih

Purnama bersinar cerah
Bintang-bintang berkedip
Langit cerah malam ini
Tidak ada awan yang berbaris


Sayang seribu kali sayang
Cahaya malam ini tidak membahayakan hatimu
Malam yang cerah tidak seterang wajah Anda

Anda duduk melamun, melamun
tidak peduli apa yang kamu pikirkan
Anda memerah, berduka
tidak peduli siapa kamu menangis


Jangan kamu bermimpi
Jangan mendapat momentum
Jangan ragu untuk pergi
Hibur dia yang tidak akan kembali

Lihatlah bulan purnama yang tersenyum indah
Mengundang Anda untuk bercanda
Bintang-bintang berkedip berseri-seri
Mengundang Anda menari


Senyum dan tarian
Nyanyikan lagu-lagu yang indah
Lagu-lagu tentang cinta
Lagu-lagu Nan
Sesyahdu malam ini

4. Puisi Cinta Berjudul Belahan Jiwa

Kekasih,
Mendengar
Anda seperti embun di pagi hari
Yang mendinginkan hati ketika hati gelisah gelisah


Kekasih,
Mendengar
Matamu seperti permata
Menerangi hati dalam kesendirian

Kekasih,
Tersenyum
Senyum menawanmu
Membuat hati selalu sengsara


Kekasih,
Mendengar
Cintaku padamu seperti ombak lautan
Itu selalu panas

Kekasih,
Jodoh saya yang terkasih
Cintaku padamu tidak akan pernah padam


Kekasih, sayangku
Aku cinta kamu

5. Puisi Cinta Berjudul Ketika Hujan Turun

Saat hujan deras
Saya menunggumu di sini
Di mana kita bertemu
Tapi kamu tidak datang


Saya ingat pertama kali kami bertemu
Di sini, di mana burung-burung bernyanyi, bernyanyi
Disertai percikan air dan daun
Di mana bunga-bunga bermekaran

Mata indah Anda memancarkan cahaya cinta
Senyum Anda menawan
Saya mengulurkan tangan kepada Anda
Saya menawarkan persahabatan dengan Anda


Dan Anda menyambutnya
Dengan kehangatan tanganmu
Dan pancaran mata Anda
Dan lelaki Anda tersenyum

Sekarang kita sudah lama terpisah
Tidak ada kabar dari Anda
Tapi aku masih menunggumu di sini
Di tempat di mana kita pertama kali bertemu


Meski musim berubah
Padahal burung-burung tidak lagi bernyanyi
Dan bunganya tidak lagi mekar
Aku masih menunggumu

Sampai Anda datang dengan senyum kesal Anda
Atau sampai Tuhan mengambil hidupku
Lihat Juga : Puisi Cinta Bagian Ke Tiga dari Nomor 11 - 15
Artikel tentang puisi cinta sejati yang sedih dan romantis untuk kekasih yang cintanya bertepuk sebelah tangan dan yang patah hati karena sang kekasih baik itu dari suami istri tercinta atau mantan kekasih yang jauh disana tersayang.

Label:

Rabu, 25 April 2018

Puisi Kehidupan Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10

Puisi Kehidupan Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10 - Ini adalah halaman kedua dari potongan artikel halaman pertama yang berisi beberapa puisi kehidupan dengan judul derita hidup, untuk ibuku, tidak seperti yang di pikirkan, cantik, teman, silahkan disimak :
Artikel Utama : 10 Puisi Kehidupan Tentang Permohonan Pada Ilahi dan Rasa Syukur

6. Puisi Kehidupan Berjudul Derita Hidup

Hari-hariku penuh dengan bara dan duri
Membakar keputusasaan, menghambat langkah kaki
Tapi saya terus berjalan tanpa henti kata-kata
Mencari secercah cahaya dalam langkah tanpa akhir


Narsistik memang terasa tetapi itu nyata
Membawa kehidupan ke rasa sakit dan rasa sakit
Menyebarkan kata-kata rasa sakitnya yang arogan
Meruntuhkan jiwa ini, melelehkan citarasanya

Akankah semuanya berakhir dengan bahagia
Akhir perjalanan dalam mengarungi bahtera
Atau akankah semuanya terbakar dengan kaburnya waktu
Dimakamkan dengan impian yang lama hilang


Tapi ketat dan tetap melangkah ke samping
Tidak masalah apakah kaki dibakar atau ditusuk
Saya ingin semuanya berlalu dengan indah bermakna
Sampai saatnya tiba, ketika tiba-tiba langkah ini berhenti

7. Puisi Kehidupan Berjudul Untuk Ibuku

Ibu
Kaulah segalanya bagiku
Anda seperti lampu hatiku
Anda juga menyukai sinar matahari dalam hidup saya
Hari hari ku
Selalu penuh senyum berwarna-warni


Ibu ...
Sejak kecil
Dari saya sayang
Sampai dewasa sampai saat ini
Banyak pelajaran bermakna dalam hidup saya
Apa yang Anda berikan untuk kesempurnaan saya

Ibumu ...
Anda seorang pejuang yang kuat
Itu tidak pernah lelah
Siapa yang tidak tahu waktunya
Demi kebahagiaan anak-anakmu


Ibu ...
Tidak ada kata yang bisa saya katakan
Tidak ada lagu yang bisa saya nyanyikan
Hanya doa yang bisa saya katakan
Jadi ibu itu selalu dalam perlindungan-Nya

Ibu..
Aku akan berkorban untukmu
Saya akan melakukan semua cara
Untuk bahagia untukmu


Karena untukmu
Keberhasilan dan kesuksesan saya
Itulah impianmu ...
AKU MENCINTAIMU IBU

8. Puisi Kehidupan Berjudul Tidak Seperti Yang di Pikirkan

Matahari yang terik menyentuh hati
Tidak terasa angin memberi saya perasaan
Hanya terasa lelah di jiwa


Saya mencoba pergi ke sana
Saya juga tidak menemukan apa pun
Aku melangkah mundur ke kakiku
Tetapi saya masih tidak mengatakan apa pun tentang hal itu

Ketika saya berhenti untuk bersandar
Saya memohon dan menyerah
Agar saya diberi kesempatan
Untuk bisa hidup dengan nyaman


Ya Tuhan…
Perjuangan ini melelahkan
Perjuangan ini sangat membingungkan
Perjuangan ini belum menemukan jalan yang pasti

Kaki tidak kuat untuk bergerak
Jiwa tidak cukup kuat untuk bangun
Hati tidak tega merasakan
Otak tidak bisa berpikir


Hidupku…
Kenapa kamu seperti ini
Hanya berharap dari perjuangan yang tidak pasti
Hidup sangat membingungkan
Sungguh saya sangat lelah

Allah ..
Beri aku kepercayaan diri
Beri aku kekuatan
Jadi saya bisa menjadi seseorang
Itu bisa berguna di dunia ini

9. Puisi Kehidupan Berjudul Cantik

Saya tidak bisa
Mencari cinta saat aku gelisah
Saya ingin mengatakan halo.

Tidak dapat berbicara
Tentang cinta ketika saya mencoba
Saya yakin tidak bisa.


Oh cantik kamu hanya mimpi
Anda tidak perlu menyentuh
Hanya untuk inkarnasi.

Meraba-raba saat melihat senyumnya
Saya malu untuk bertanya
Saya yakin tidak bisa.


Wajah yang menarik
Beri tanda tanya senyum
Oh benar-benar luar biasa.

Malam ini aku kesepian
Malam ini aku sendirian
Hati ingin berteman


Apakah cinta buta
Apakah itu cinta di bidang teknik
Karena saya hanya seorang pemula.

10. Puisi Kehidupan Berjudul Teman

Di mana arti persahabatan?
Dimana keyakinannya?
Itu yang kamu katakan.


Saya tidak pernah menyangka
Tanpa diduga tidak terduga
Jadi ini akhirnya.

Mungkin lagu ini untukmu
Mungkin lagu ini untuk teman saya
Sahabatku tidak seperti kamu.


Teman, saya minta maaf
Aku meninggalkanmu
Bukan itu maksud saya.

Banyak malam berlalu
Hanya sendirian di paras
Anda hanyalah masa lalu.


Aku ingin bersamamu
Hanya teman untukku
Bukan untuk sahabatku.

Kami sudah bersama untuk waktu yang lama
Hanya sebentar
Tidak selamanya.

Label:

10 Puisi Kehidupan Tentang Permohonan Pada Ilahi dan Rasa Syukur

10 Puisi Kehidupan Tentang Permohonan Pada Ilahi dan Rasa Syukur - Setiap manusia menjalani hidup yang berbeda-beda. Semua kehidupan berjalan ibarat roda. Roda ketika berputar terkadang di atas, di samping  dan terkadang pula di bawah. Begitu pula hidup terkadang bahagia dan terkadang pula merasa gelisah, sedih dan penuh dengan aliran air mata. Sebagai manusia hanya mampu berusaha dan berdoa semua kehendak Tuhan itulah yang harus kita syukuri dan kita terima dengan sabar.

Setelah menerima dengan ikhlas apa yang menjadi takdir hidup, kita dapat merasakan dan merenungi jalan kehidupan kita. Ternyata yang namanya hidup penuh dengan tantangan, banyak orang baik dan banyak pula orang yang berbeda. Menoleh apa yang kita miliki ternyata di dunia tiada yang sempurna, tidak ada pula yang kekal kecuali yang kuasa.
Baca Juga : Puisi Kehidupan Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10
Setelah memiliki banyak pengalaman tentang kehidupan, dapat anda ekspresikan melalui puisi, bisa kita berikan kepada orang lain, memberikan manfaat dan berrbagu pengalaman, semoga dengan apa yang dapat diciptakan dapat membawa manfaat. Berikut beberapa kumpulan puisi tentang kehidupan yang dapat anda baca, selamat membaca dan mampu mengambil sisi baiknya.

Puisi Kehidupan Singkat yang Membuat Sedih dan Penuh Makna

1. Puisi Kehidupan Berjudul Permohonan pada Ilahi Robbi

Sebuah tutur kata indah
Yang telah engkau anggap do’a
Entah diri ini kenapa
Menganggap engkau adalah segalanya


Kau begitu sempurna
Kesempurnaanmu membuatku sadar
Karena memang tak pantas berada dalam sisimu
Dirikupun tahu
Pangkat dan derajat kita pun jauh

Ya Allah Ya Ilahi
Engkau adalah Tuhan kami
Memandang kami sami
Engkau maha adil


Bukankah engkau menganggap semua manusia itu sama
Tidak membedakan antara harta dan tahta
Tapi mengapa mereka menganggap sebelah mata
Bukankah yang Engkau pandang hanya tingkat ketaqwaan seorang hamba
Tapi mengapa mereka mementingkan kesenangan dunia

Ya Ilahi Rabbi...
Jika memang ini terbaik buat kami
Pertemukanlah kami, satukan kami
Namun, jika ini memang kehendakmu yang lain
Berilah ketabahan dan keihlasan hati


Ya Ilahi ya Rabbi...
Jadikanlah ku yang sejati
Kesetian ini besertalan hati
Selalu beribadah dan tetap mengabdi
Semoga petunjukmu selalu menerangi
Sampai akhir hayat ini

2. Puisi Kehidupan Berjudul Rasa Syukur

Menyenangkan untuk dimakan
Makan lauk yang dibungkus nasi
Membentang dengan pemandangan jalan setiap hari
Dengan kendaraan yang bau, menemani
Meskipun tidak ada KFC


Meski lara sering mendera
Meskipun pakaiannya sangat basah
Tubuh penuh dengan kelelahan
Namun senyuman masih terlihat di wajah

Terima kasih
Indera penuh terukur
Bisa bertemu hidangannya, hari ini
Belum tentu menikmati besok
Tidak mengharapkan si pemberi
Seeker rezeki, tidak berharap untuk diberikan

3. Puisi Kehidupan Berjudul Kesabaran

Kata sederhana diucapkan
Tetapi sulit untuk diterapkan
Menjadi penghibur hati
Saat putaran kehidupan menjadi hidup
Menjadi pemenang jiwa
Ketika gulana yang buruk melanda.

Dia tidak diam tanpa kata
Dia tidak diam menunggu lewat sesuatu
Itu bukan pengunduran diri yang tidak berarti
Juga tidak bodoh menunggu waktu


Ini adalah tanda keistiq, iman, dan pengabdian
Saat menjalani serangkaian uji coba kehidupan
Dia tidak terbatas
Karena kuncinya tulus

Meskipun ujung pahit tapi manis
Terasa keras tetapi berbuah indah
Hadiahnya adalah surga nan yang terlewatkan
dan Khaliq selalu bersamanya

4. Puisi Kehidupan Berjudul Tentang Hidup Ini

Semua tahu apa itu hidup
Semua dalam pelukan hidup
Siapa pun akan memeluknya
Dan cobalah melindunginya

Ketika kehidupan menceraikannya
Maka kesedihan akan terasa
Terasa untuk orang lain yang mengenalnya
Dan juga untuk kekasihnya


Kehidupan itu telah diusulkan kepada kita
Terapkan kami ketika kami masih di Surga
Hidup juga mengawini kita
Nikahi kami dengan mahar jiwa

Tapi….
Hidup terkadang bisa setia
Jadi itu membuat kita bahagia
Terkadang itu bisa mengkhianati kita
Akhirnya kita menjadi sengsara


Hidup adalah mitra kita
Pasangan yang selalu menemani kami
sampai kita menceraikannya
Dan kita diusulkan oleh kematian

Hidup juga musuh kita
Dia mengusulkan kepada kita dan menggunakan kita
Sehingga kita menjadi gelisah pada bajingannya
Dan hanya kematian yang akan menyelamatkan kita.

5. Puisi Kehidupan Berjudul Stopped di Gejolak

Ketika Anda mendengar berita
Berita tentang kesedihan atau suka
Itu pasti menyentuh dan indah

Jika itu terdengar berita sedih
Kami merasa terganggu
Kami mulai berjalan


Saat kecemasan menyelimuti jiwa
Kami mulai bangkit untuk mencoba
Kami mulai menyadari untuk berhasil

Tapi, ketika berita suka didengar
Kami akan merasa bangga
Kami akan bahagia tidak benar


Itulah yang kami hadapi
Terjebak dengan kehidupan yang bergejolak
Jadi kami memiliki gairah yang meledak

Label:

Senin, 23 April 2018

Puisi Pahlawan Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10

Puisi Pahlawan Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10 - Ini adalah halaman kedua dari potongan artikel halaman pertama yang berisi beberapa puisi pahlawan dengan judul jiwa jiwa yang gugur, pupus raga hilang nyawa, kabut, untuk negriku, dan bambu runcing, silahkan disimak :
Artikel Utama : 10 Puisi Pahlawan Berjudul Pahlawanku, Hari Pahlawan dan Pelipur Lara 

6. Puisi Pahlawan Berjudul Jiwa Jiwa yang Gugur

Jiwa jiwa yang jatuh
Mayat tubuh yang tersebar di bumi Indonesia
Darah menjadi jeritan biru gelap
Ketakutan bersatu dengan hati


Jiwa jiwa yang jatuh
Sekarang mereka suci di hutan
Jadilah tamu Tuhan
Mereka tersenyum di sana
Senyum untuk Indonesia yang semakin meningkat dan menderita.
Jiwa jiwa yang jatuh
Apakah kamu tidak tahu jumlah roh yang terpisah dari tubuh?
Ratusan dan bahkan ribuan jiwa menjadi almarhum


Jiwa jiwa yang jatuh
Mereka mati untuk satu nama
Mereka berkorban untuk satu nama
Mereka menangis untuk satu nama
Indonesia .... Indonesia!

7. Puisi Pahlawan Berjudul Pupus Raga Hilang Nyawa

Pahlawan pahlawan bangsa
Berkibar di sakair saka
Berkobar dalam puisi Indonesia
Untuk mencapai cita-cita kemerdekaan


Telusuri anak-anak bangsa
Bersatu dalam semangat
Bergema di nusantara
Untuk mencapai prestasi dan bekerja
Merdeka…
Sebuah kata penuh makna
Berkuasa di para pejuang bangsa
Bermandikan darah dan air mata


Merdeka…
Perjuangan tidak egois untuk republik yang dicintai
Lonjakan di khatulistiwa
Memberi kemuliaan bagi bangsa sepanjang masa
Merdeka…
Harta berharga tak ternilai harganya
Menjadi pemicu pemimpin bangsa
Untuk tampil di Era Dunia

8. Puisi Pahlawan Berjudul Kabut

Untuk mengenang pergolakan yang bergejolak
Berawan…
Apakah hujan keras
Membanjiri rasa haus akan kemerdekaan
Dia yang ada di sana menunggu keputusan Sakral
Serbu…
Merdeka atau mati Allahu Akbar
Tahta Anda terdengar lebih dalam ke jiwa
Dalam invasi bambu runcing menyatu


Anda terus Memanggil Tulisan Suci
Anda berteriak semangat juang demi tanah
Anda sangat meringankan belati
Untuk ibu pertiwi
Sekarang kamu lihat ...
Merah hitam tanah asli Anda
Pertumpahan darah para penyerbu yang ganas


Gemelutmu tidak sepadan
Bayangan itu selalu ada di hatimu
Untuk kemerdekaan Indonesia Abadi

9. Puisi Pahlawan Berjudul Untuk Negriku

Tulang hancur
Seluruh tubuh berdarah
Berenang dengan keringat yang menghangatkan hati


Saya bersedia untuk tanah air saya
Sangsaka berwarna merah terang
Putih nan suci
Melambai ditiup angin
Air mata mengalir turun saat berdoa
Untuk pahlawan negara
Pasir berdebu
Hanya cinta yang bersyukur bagi para pahlawan alam semesta


Hanya jasamu yang bisa dilihat
Hanya jasamu yang dapat saya ingat
Tubuhmu hancur hilang di suatu tempat

Demi darahmu…
Demi tulangmu…
Saya berdiri untuk negara saya
Ini Indonesiaku

10. Puisi Pahlawan Berjudul Bambu Runcing

Kenapa kamu membawaku
Moncong bayonet dan bayonet terhunus
Dan saya hanya ingin bebas
Dan biarkan Nyiur menderita
Hancur di tepi langit
Karena kamu memaksaku
Bertahan hidup atau mati
Dengan mengirimkan ratusan Bom
Apa yang Anda meniup di kepala saya
Saya harus membela diri


Pesawat militermu jatuh
Di tusuk bambu runcingku
Roh kebangsawanan Anda runtuh
Kandas di Batu-batu cadas
Kota Surabaya memang panas

Label:

10 Puisi Pahlawan Berjudul Pahlawanku, Hari Pahlawan dan Pelipur Lara

10 Puisi Pahlawan Berjudul Pahlawanku, Hari Pahlawan dan Pelipur Lara - Pahlawan adalah orang yang memiliki keberanian kuat serta mengorbankan dirinya demi yang dicintainya baik keluarganya, agama, bangsa dan negaranya. Pahlawan merupakan gelar tertinggi yang dinisbatkan sebagai  pejuang, dengan memberikan semua jasa-jasanya serta merelakan demi menegakkan kebenaran. Berbagai macam yang disebut pahlawan.

Pahlawan nasional yang memperjuangkan bangsa negara, pahlawan agama yakni tokoh yang berjuang demi kebenarana agama serta pahlwan tanpa tanda jasa yang berarti guru. Guru mengajarkan ilmunya, mendidik dan memperbaiki moral serta mencerdaskan anak-anak bangsa demi kemajuan bangsa. Para pahlawan tidak pernah lelah dan tidak ada kata menyerah demi misi kebenarannya tercapai, walaupun dirinya harus terkorbankan.
Baca Juga : Puisi Pahlawan Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10
Tekat dan keberaniannya dapat mendorong semangat untuk berijtihad membela agama, bangsa dan negaranya. Mereka begitu ulet dalam pendiriannya. Dengan perjuanganya kita bisa terbebas dari penderitaan. Perlu kita syukurai, dan tentunya sangat kita hormati. Begitu besar pengorbanan para pahlawan. Jadikan sebagai pelajaran dan penyemangat sebagai anak bangsa yang membanggakan, menjadi anak yang berguna bagi sesamanya, menjaga keamanan keluarga serta masyarakat pada umumnya.

Kumpulan Puisi Pahlawan Tak dikenal Singkat dan Jelas

1. Puisi Pahlawan Berjudul Pahlawanku

Derasnya keringat yang keluar dari porimu
Aliran darah dari seluruh nadimu
Detak yang terus melaju dalam jantungmu
Serta langkah cepat kedepan keinginanmu
Memajukan bangsa serta raih cita-cita


Semangat perjuanganmu sungguh luar biasa
Tekad bulat membela negara
Tak pedulikan masa, tak pedulikan pula nyawa
Demi raih sang pusaka

Merah putih kini berkibar melambai
Berkat perjuanganmu wahai pahlawanku
Pahlawan bangsa, pahlawan negeri tercinta
Engkau kan selalu ada dihati kami
Jasamu akan selalu kami kenang
Doa kan selalu tercurah padamu


Namun, .....
Masa kini tak lagi seperti harapmu
Yang dahulu engkau perjuangkan kini telah dilupakan
Yang engkau bela kini telah lena

Perjuangan yang engkau bela dengan rela gugur
Kini para pemimpin tidak lagi bersyukur
Banyak menyepelekan serta mempraktikkan sikap takabur
Kami rakyat kecil tidak tau apa yang kami lakukan


Perjuangan yang sungguh besar
Kini kembali tinggal harapan
Tangisan rakyat tak mampu tertahan
Korupsi sudah menjadi tradisi yang terang

Wahai Pahlawan Bangsaku
Aku yakin engkau melihat dan lebih tau
Bagaimanakah kini mengembalikan Indonesiaku
Bersih dari segala kerusuhan negeriku


Walaupun engkau tau akan keadaan ini
Janan menyesali pengorbananmu
Jangan kau ganti senyummu dengan tangis
Jangan kau ganti tawamu dengan terus bersedih

Doakan semoga bangsa ini selalu sadar
Dapat memperbaiki dan mengembalikan
Kejayaan kemerdekaan Indonesia

2. Puisi Pahlawan Berjudul Hari Pahlawan

Pagi hari yang indah ketika matahari mulai terbit
Mentari tersenyum menampakkan wajahnya
Menyambut hari yang mulia
Peringatan hari pahlawan pembela bangsa

Pahlawan korbankan nyawa demi negeri tercinta
Korbankan tenaga dan waktu demi Indonesia merdeka
Teteskan keringat demi raih cita-cita bangsa
Jerih payah ia lalui demi kehormatan bersama


Tak cuma harta bendamu engkau relakan
Segala yang engkau punya telah kau berikan
Demi rakyat dan kemenangan
Semoga kebaikanmu dibalas dengan banyak ganjaran

Kini engkau pergi meninggalkan kami
Tinggal nama dan kenangan yang tertinggal
Mengenangmu sungguh luar biasa
Walau hanya selembar gambar yang tertempel di dinding
Namun namanu akan selalu terkenang di dalam hati sanubari


Walaupun jasadmu tiada terlihat lagi
Namun jasa perjuanganmu tak pernah mati
Kami hanya mampu berusaha membela negeri
Menjadi pahlawan yang tiada kenal henti

3. Puisi Pahlawan Berjudul Pelipur Lara

Ketika engkau gugur demi membela bangsa
Dengan jasadmu yang penuh aliran darah
Kini kami hanya mampu mengenang dan berdoa
Dengan penuh linangan air mata


Siapakah kini yang menjadi pahlawan sejati
Pembela bangsa dan negeri tercinta ini
Siapakah kini pelipur lara
Ketika rakyat didekati sengsara

Kau telah hancur di medan juang
Ketika rakyat takut dan berlarian
Rakyat kecil sungguh memiliki nasib yang malang
Memiliki sejengkal tanah yang usang


Menahan lapar yang tak kunjung hilang
Perut berteriak mengharap makanan
Air mata mengalir dengan berharap dan berdoa pada Tuhan
Semoga penderitaan ini cepat berubah

4. Puisi Pahlawan Berjudul Demi Negeri

Anda mengorbankan waktu Anda
Demi bangsa
Anda sudah mempertaruhkan hidup Anda
Kematian berdiri di depanku


Kamu bilang itu hiburan
Terlihat seperti wajahmu
Tidak sedikit ketakutan
Semangat itu membakar jiwa Anda
Taklukkan mereka penghalang negara
Hari-harimu berwarna
Pembunuhan, pembantaian
Dihiasi dengan bunga api


Mengalir sungai darah di sekitar Anda
Bahkan, tak jarang pegas darah
Itu berasal dari tubuh Anda
Tapi tidak bisa
Hancurkan jurang dari semangat juangmu
Bambu runcing yang setia menemani Anda
Telapak kaki telanjang
Kain dengan seribu wewangian


Basah pada tubuh kering
Sekarang mengantarkan Indonesia
Ke istana kemerdekaan

5. Puisi Pahlawan Berjudul Terimakasih Pahlawan

Saya berterima kasih kepada kalian yang ada di sana
Yang meninggal karena keberanian
Yang pasti mati
Yang mati karena benar


Terima kasih
Untuk tubuh yang kini menjadi abu
Karena kamu adalah kebebasan kami
Karena kalian berwarna merah putih di atas langit elang
Menjulang menjadi bukti darah dan hidup telah dipertaruhkan.
Terima kasih
Untuk keberanianmu
Keberanian yang tumbuh di dasar hati
Meraba-raba perebutan darah
Tidak takut kamu berkelahi
Bahkan matipun menginginkanmu


Terima kasih
Untuk setiap doa
Doa yang setiap hitam terbang ke langit
Doa doa terus menerus
Bagi kami, datang ke Indonesia.

Terima kasih
Tanah yang kita injak
Air yang kami minum
Itu adalah darah dan kehidupan
Itu dulu terbang


Terima kasih
Sekali lagi terimakasih
Untuk Anda yang sekarang di surga
Tersenyum melihat garuda terbang tinggi.

Label:

Selasa, 17 April 2018

Puisi Romantis Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10

Puisi Romantis Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10 Terbaru  - Ini adalah halaman kedua dari potongan artikel halaman pertama yang berisi beberapa puisi romantis dengan judul lamunan sang senja, kisahku hari ini, makna perpisahan, kamu, aku dan kita, sekelebat senja, silahkan disimak :
Artikel Utama : 10 Puisi Romantis Berjudul Cinta Suciku dan Semua Tentangmu

6. Puisi Romantis Berjudul Lamunan Sang Senja

Kami masih bersama
Dalam lamunan senja yang sama
Menunggu matahari terbenamnya
Kemudian menggantikan keindahan bulan purnama


Oranye segera berlalu
Tinggalkan aku dan kamu yang masih duduk tertegun
Tanpa sepatah kata pun dari bibirmu
Saya hanya sibuk menebak seberapa jujur ras Anda
Kelabu malam
Ya saya masih ingat rasanya
Bagaimana dingin memeluk tubuh kita
Berusaha untuk mengimbangi perasaan hati yang berantakan


Kami masih bersama
Dalam diam kami mencoba berbicara
Diam tetapi jelas dari mata

7. Puisi Romantis Berjudul Kisahku Hari Ini

Pagi ini ketika aku bangun,
Secercah cahaya mengelilingi saya.
Namun dalam sekejap, cahaya memudar.
Kisah indah yang hanya mimpi.
Bahkan dalam mimpi itu terasa sangat menyenangkan.


Kenapa hanya dalam mimpi?
Anda melihat saya utuh hanya dalam fantasi palsu,
Kamu tersenyum indah hanya dalam mimpi.
Anda mendengar jeritan cintaku juga hanya dalam mimpi.
Ini adalah ceritaku.
Tidak ada lagi mulutku ingin mengatakannya.
Pagi ini, mengapa hanya dalam mimpi?


Segera saya sadari dalam kisah nyata saya.
Tangisan itu segera memecahkan cahaya pudar yang berubah menjadi asap yang menggelapkan hatiku.
Tolong, lihat aku yang selalu berdiri di belakangmu, kan?

8. Puisi Romantis Berjudul Makna Perpisahan

Aku tidak bisa melupakan suaramu hari itu masih terdengar di pikiranku
Hari-hari bahagia yang kami habiskan tersembunyi di dalam api kecil di hatiku
Tidak pernah sekalipun saya pikir kebahagiaan ini akan berakhir
Sampai aku tidak pernah tahu arti kata "selamat tinggal"


Mimpinya akhirnya berakhir dan dunia ini
Tidak lagi menunjukkan jejaknya
Hari-hari yang aku habiskan menangis
Hey, katakan padaku!
Apa jawaban yang tersembunyi dari jangkauan kita?
Jika saya belum pernah bertemu dengan Anda, saya tidak akan pernah mengetahui rasa sakit ini
Suara bisikan di antara kekasih menghangatkan kota
Pada hari bahagia itu tersembunyi kesedihan mendalam saya


Tidak pernah sekalipun saya melihat kebahagiaan di sekitar saya
Di belakang sisa "selamat tinggal" membuatnya terlihat seperti sukacita
Saya hanya bermimpi, saya percaya meskipun saya bangun
Hari itu kami tertawa bersama dan sekarang saya tidak dapat menemukannya lagi
Tetapi itu adalah tempat yang tepat
Saya yakin kita akan menemukan diri kita tersenyum di sana
Jika saya belum pernah bertemu dengan Anda, saya tidak akan pernah mengetahui rasa sakit ini
Musim dingin bukan untuk kita, tetapi untuk pecinta di luar sana


Mimpinya akhirnya berakhir dan dunia ini
Tidak lagi menunjukkan jejaknya
Hari-hari yang aku habiskan menangis
Hey, katakan padaku!
Apa jawaban yang tersembunyi dari jangkauan kita?
Jika aku belum pernah bertemu denganmu, aku tidak akan pernah tahu rasa sakit ini ..

9. Puisi Romantis Berjudul Kamu, Aku dan Kita

Ada semacam keraguan yang merusak kata cinta
Mulainya terpahat pada dinding hati dinding
Pertemuan akan menjadi jawabannya
Apakah cinta itu benar atau hanya sebuah kata tanpa makna adalah kami dan saya ... Kami adalah!
Mulai dari sapaan lembut dan kenangan masa lalu ...
Bicara dengan lelucon dan saling menggoda
Mengharapkan pertemuan akan mengembalikan waktu
Mutlak satu sama lain dan bicaralah dengan hatimu sendiri


Hal yang salah jika Anda dan saya ... Kami! Lanjutkan kedekatan ini
Tapi pembicaraan belum berakhir ...
Keinginan masih mengamuk
Ini bukan apa ...
Waktunya masih panjang,
Kami akan berada di ruang yang hanya Anda dan saya ... Kami!


Apa yang sebenarnya terjadi antara Anda dan saya ... Kami?
Apakah benar kita jatuh cinta ... atau jatuh cinta atau kita hanya bersenang-senang?
Tolong tanyakan hatimu dan jangan menghilang ...

Tapi kami setuju untuk menghilang
Kami sama-sama jauh
Kami sama-sama menahan kerinduan atau apa pun rasanya hilang, sakit dan tidak pasti


Setelah menghilang dan kita bertemu kembali ...
Gairah dan kerinduan setelah pergi ... Lama!
Bertemu kembali di ruangan yang hanya Anda dan saya miliki ... kami!
Sekali lagi mengukir rasa yang dia katakan adalah cinta
Diwujudkan dengan hanya saling melihat satu sama lain, saling menyapa dan berbicara tentang kenangan
Kemudian mulai merasakan hati dan keinginan lagi


Gejolak itu menyerbu
Ini seperti menginjak tanah
Dia meraih seperti kilat dan kilat
Sampai kapan ???
Ini adalah sebuah pertanyaan ...
Karena ada setumpuk hati yang ingin meminta penjelasan
Di mana saya ... di mana Anda ... di mana kita?


Apakah hanya kita bersenang-senang saja?
Ataukan memang ada rasa murni dengan ikhlas
Ini adalah kemarahan hati yang sepi
Atau apakah itu hanya obsesi dan fantasi atau fantasi gila masa lalu?
Pertanyaan yang belum terjawab
Kami ... Kamu dan aku harus duduk diam
Merenungkan untuk penjelasan
Ingin jujur ​​kami ...
Melakukan ...
Mengalirkah kita ???


Saya dan kamu...
Ini adalah kita yang pada waktu itu bersatu kembali untuk sesuatu
Ingin pergi ke mana hati ini jika cinta lebih cinta
Atau mau diakhiri?
Atau ingin tetap menetap?
Akankah kita ... Anda dan saya bawa di mana hati ini?
Kami ... Kamu dan aku harus bicara
Tidak diam dan mengalir
Sementara fluktuasi hasrat terus menari membelai hati yang menggiurkan
Secara singkat...
Menatap satu sama lain dan menanyakan apa yang kami ... Anda dan saya inginkan?


Dilakukan atau bersama tetapi dengan tulus, hanya ada ketulusan
Itulah Cinta yang sebenarnya ...

10. Puisi Romantis Berjudul Sekelebat Senja

Senja menjelang sore
Bersikap manis
Dengan tangamnya yang kuning
Akhiri sore matahari


Senja di awal malam
Berpikir kosong
Dengan ungu muda pucat
Mulai gelap tanpa satu bulan
Senja senja di sore hari
Pemandangan yang sangat indah
Sangat diantisipasi
Demi memiliki payung
Tidak apa-apa menunggu


Tunggu senja, tunggu Anda
Jadi kita bisa melihat keduanya
Suatu kilasan cahaya segera
Sebentar dan kemudian menghilang

Tapi, tetap saja diri ini
Nikmati senja sore
Anda tidak akan pernah ada
Seperti senja
Ayo, mampir, lalu menghilang

Label:

Puisi Perpisahan Sekolah Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10

Puisi Perpisahan Sekolah Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10 - Ini adalah halaman kedua dari potongan artikel halaman pertama yang berisi beberapa puisi perpisahan sekolah dengan judul selamat jalan, untuk sekolahku, kenangan bersama sekolah, waktu, kenangan kita, silahkan disimak :
Artikel Utama : 10 Puisi Perpisahan Sekolah Berjudul Salam Hormatku dan Sahabat Bagiku

6. Puisi Perpisahan Sekolah Berjudul Selamat Jalan

Baru kemarin
Ketika kita malu
Datanglah ke tempat ini
Dan saudara menyapa


Namun Dihari ini
Saudara akan meninggalkan semuanya
Tuk mencapai tujuan dan harapan
Masa depanmu..
Masih ingat kakak
Saat kami menangis di sudut ruangan
Adik perempuan tersenyum
Kalau begitu katakan ... berbagi kesedihanmu untukku ..


Hari-hari yang kita habiskan bersama
Anda mengajari kami
Sebuah persahabatan
Anda mengajari kami
Ikatan
Anda mengajari kami
Kekerabatan
Anda mengajarkan kita ketenangan
Kalau saja kita bisa menahan,
Jangan tinggalkan kami
Kami masih membutuhkan sosok saudara laki-laki
Kami masih ingin tersenyum menyambut hari dengan saudara
Kami masih ingin mengukir prestasi dengan saudaraku
Kami masih ingin bercanda dan tertawa dengan saudara
Kami masih ingin


Namun
Jika sudah saatnya tlah bertentu
Pergi ... melangkah keluar
Maaf .. kami tidak bisa memberikan yang terbaik
Hanya deretan doa yang kami terjerat
Selamat tinggal
Selamat tinggal
Selamat berjuang
Hati dan jiwa kita akan selalu bersamamu

7. Puisi Perpisahan Sekolah Berjudul Untuk Sekolahku

Saya menulis sebuah Puisi sederhana untuk Anda
Saya mendedikasikan untuk sekolah saya
Tempat yang sederhana di mana saya belajar.
Tempat di mana saya mengenal teman-teman
Bermain, berkencan, jatuh cinta, belajar
Semuanya menjadi satu.


Saya menulis puisi ini selama kelas matematika
Berbekal otak yang sekarat
Saya mencoba merajut bait dengan garis.
Puisi ini bercerita tentang sekolah dan semuanya
Tentang sepotong cinta
Persahabatan
Identitas dan pemuda.


Jika Anda punya waktu untuk membaca puisi ini
Di dalamnya penuh dengan bangkai ingatan yang mati,
Kenangan yang dulu hidup sekarang tergeletak mati.

8. Puisi Perpisahan Sekolah Berjudul Kenangan Bersama Sekolah

Kenangan
Apakah kamu ingat?
Ketika kita dalam hukum untuk memanjat pagar?
Ketika kita tidak bekerja PR
Ketika kita berbicara sambil belajar
Ketika kita tidur di jam belajar
Apakah kamu ingat?


Saya hanya bisa menangis
Aku hanya bisa tersenyum
Saya hanya bisa membayangkan
Saya hanya bisa berpikir
Saya hanya ingat
Saya hanya bisa membayangkan
Ketika semua kenangan sekolah kita menjadi virtual.
Aku ingin berteriak
Bergulat gairah yang hilang
Berjuang untuk putus
Terbang tanpa sayap
Berjalan tanpa kaki
Menangis tanpa air mata.


Terima kasih Tuhan
Untuk teman baik
Untuk teman yang sangat setia
Untuk teman yang sangat perhatian
Untuk teman yang sangat pengertian
Untuk teman yang sangat mencintaiku
Terima kasih.
Di sini kami menyajikan pertemuan
Jual nama dan berjabat tangan
Kau adalah sahabat terbaikku dan aku sahabatmu
Di sekolah ini kita bertemu
Di sekolah ini kita tumbuh juga.

9. Puisi Perpisahan Sekolah Berjudul Waktu

Waktu….
Waktu berlalu begitu cepat
Seperti daun kering ditiup angin
Dan menghilang di telan yang hilang.
Waktu….
Kami telah dibekukan untuk waktu yang lama
Pucat di bawah
Kebersamaan perlahan-lahan hilang.


Saat
Kami bersama dengan kami berjalan
Di bawah gurun kami berlindung
Menunggu waktu untuk menerkam.
Teman-teman kita jauh sekali
Bersama-sama kita duduk di kelas yang disebut kotak
Kami bermain dengan hujan kering.


Waktu sekolah sangat indah
Semua warna dicampur agar bahagia
Bersama kita menari.
Sekarang kita adalah langit yang jauh
Hitam adalah saksi
Saksi waktu itu tidak akan membeku.

10. Puisi Perpisahan Sekolah Berjudul Kenangan kita

Kenangan kita
Semua terjadi di gedung kotak
Sekolah yang dinamai
Kami secara kolektif mengutip sains.
Kita….
bersama tertawa
Bersama menangis
Bermain bersama.


Segera semua itu
Akan menjadi fiksi
Kenangan yang kami lewati
Waktu yang hilang tertelan
Dan Semua cerita berakhir di koran.
Teman-temanku tidak ingin berpisah
Saya ingin kita saling berpelukan
Maaf cerita ini belum selesai.
Nanti kita akan jauh
Terbang mencapai bintang dan
Ambil jalan yang panjang.


Jika kita tidak bersama lagi
Saya ingin kita berjanji kepada hati
Janji jangan pernah lupa,
Melupakan semua kenangan kita

Label:

Senin, 16 April 2018

10 Puisi Romantis Berjudul Cinta Suciku dan Semua Tentangmu

10 Puisi Romantis Berjudul Cinta Suciku dan Semua Tentangmu - Untuk mengucapkan isi hati kepada kekasih, ucapkanlah dengan kata-kata yang dapat memikat hatinya. Ketika ucapan secara lisan tak mampu dengan begitu groginya, tulislah dengan pilihan kata yang unik nan indah. Anak muda suka merayu dan ngegombal pasangannya enaknya utarakan saja memalui puisi romantis.

Puisi romantis adalah karangan puisi yang ditulis dari pengutaraan isi hati dengan ditulis dengan bahasa yang paling indah, sehingga pembaca menjadi terpikat serta penuh penafsiran. Ketika pasangan membaca puisi anda tentunya hatinya senang, hati tersentuh dan melayang-layang tak menentu.
Baca Juga : Puisi Romantis Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10
Tidak hanya laki-laki untuk perempuan saja, begitu juga sebaliknya wanita juga dapat mengutarakan isi hatinya melalui puisi romantis cinta dengan kata-kata yang romantis. Setelah hubungan sudah berjalan tetap pupuklah dengan kasih sayang serta lebih utarakan dengan kata-kata yang lebih manis lagi sehingga hubungan tetap harmonis.

Puisi Romantis Singkat Untuk Kekasih Tercinta

1. Puisi Romantis Berjudul Semua Tentangmu

Sungguh sempurna dirimu
Sehingga tak mampu hilangkan bayangmu dari benakku
Luhur akhlakmu serta tutur katamu
Seakan terus terekam dalam memori fikiranku


Ragamu kini jauh didekatku
Namun hatimu kian bersatu dalam kalbuku
Tak pernah kulupakan
Tak pernah kuhilangkan, dan tak akan kusia-siakan

Waktu walaupun sedikit bersamamu
Kau tidak hanya ada dihatiku
Motivasiku, semangatku dan hidupku adalah kamu
Nafas ini terus berhembus karenamu


Senyummu seolah membuatku bangkit dan terus bangkit
Tuk gapai cita dan cintaku

2. Puisi Romantis Berjudul Indah Saat Bersamamu

Saat kau katakan sayang
Hati ini terasa senang melayang-layang
Ketika kau ucap kata cinta
Hatiku sungguh bahagia tiada tara


Saat diriku rindu denganmu
Hatiku berkata engkau sedang memikirkanku
Satu detikpun diriku tak mampu lupakanmu
Detak jantung melaju kencang
Jam berputar dengan begitu cepat saat bersamamu

Bersamamu begitu indah
Semua luka dihati mendadak cepat hilang tak tersisa
Hati yang kian sepi berubah seolah menjadi taman
Bunga-bunga mekar dan berbau semerbah hilangkan rasa gelisah

3. Puisi Romantis Berjudul Cinta Suciku

Cinta mampu merubahku
Cinta mampu menghipnotisku
Dengan cinta mampu merubah segalanya
Dari pahit akan terasa manis

Ketika diri ini jauh darimu
Tapi hatiku merasa selalu dekat
Mataku tak mampu memandangmu
Namun mata batinku jauh labih kuat akan dirimu


Waktu bukanlah penghalang antara aku dan kamu
Cintamu begitu berarti
Rasaku tak akan berhenti ataupun mati
Sampai matahari tak mau bersinar lagi

4. Puisi Romantis Berjudul Diri yang Sempurana

Hadirmu seakan membuatku lumpuh
Mulutku seakan tak lagi mampu berucap
Semua jariku tak mampu bergerak
Dan tubuhpun lelah seakan tiada daya


Menegenalmu begitu indah
Diriku tak ingin berhenti memikirkanmu
Kehadiranmu selalu ciptakan tawa
Senyummu telah penuhuhi jiwaku

Sedikit tanpa kabar darimu
Hatiku resah, apa yang harus kulakukan
Engkau sumber inspirasiku
Engkau ajarkan kebaikan padaku


Terimakasih cintaku
Terimakasih atas ketulusanmu
Diriku berharap cinta ini kan abadi
Sampai waktu benar-benar berhenti.

5. Puisi Romantis Berjudul Wangi Asmara

Keharuman roh ada dalam jiwa
Membimbing selera yang indah
Menyala dengan sukacita
Aroma romansa


Mulai memanah
Asmara Harum
Mulai berinkarnasi
Setiap selera tabungan

Rasa yang sepertinya tak terukur
Rasa berada di luar jiwa
Jiwa yang penuh dengan romansa
Tidak ada kegelisahan


Itu hanya aroma romansa
Kerinduan hati yang membara
Aroma Asmara Yang terus berkembang dalam jiwa

Label:

10 Puisi Perpisahan Sekolah Berjudul Salam Hormatku dan Sahabat Bagiku

10 Puisi Perpisahan Sekolah Berjudul Salam Hormatku dan Sahabat Bagiku - Guru adalah orang tua kedua kita, dimana beliau selalu mendidik kita, memberikan ilmu serta mengajarkan untuk berperilaku baik. Keihlasan seorang guru yang sering kali kita dengar dengan sebutan pahlawan tanpa tanda jasa. Kesabaran menghadapi anak-anak ajarnya hingga beliau memberikan kelembutan dan kasih sayang.

Ketika kita sudah keluar dari bangku pendidikan, tidak ada yang namanya mantan guru seperti layaknya mantan orang tua. Keduanya mulia, merekalah yang memberikan pendidikan serta memberikan yang terbaik apa yang menjadi kebutuhan kita. Ridha merekalah yang kita butuhkan, doa merekalah yang patut mengantarkan kesuksesan kita.
Baca Juga : Puisi Perpisahan Sekolah Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10
Sungguh sangat sedih jika harus meninggalkan mereka, tangisan air matapun menetes ketika mengingat ketulusan mereka dalam membimbing kita. Orang tua dan guru tidak akan mungkin kita lupakan, kita tidak dapat hidup tanpa mereka. Masa demi masa kita dapat lalui bersama mereka, semoga kita tidak hanya mampu mengenang.

Namun, semoga kita dapat membalas kebaikan mereka setidaknya selalu mendoakan mereka, ingat tentang semua pengorbanan mereka serta berusaha seperti apa yang diinginkan mereka, menjadi anak yang berguna bagi keluarga, agama, nusa dan bangsa. Sedangkan sahabat adalah mereka yang selalu menemani kita dikala suka maupun duka, saling mendukung dan melengkapi. Sebagai makhluk sosial tentu membutuhkan orang lain.

Sahabat adalah bagian hidup kita yang selalu menghibur dikala sedih, mengingatkan dikala khilaf serta membagi kebahagiaan dengan dirasakan bersama. Puisi perpisahan merupakan curahan hati seseorang ketika gelisah mengungat sesuatu yang pernah dialaminya. Mengingat pengorbanan orang tua, guru serta kebersamaan bersama seorang sahabat adalah hal terindah yang pernah dialami terkadang hingga meneteskan air mata.

Berikut beberapa Puisi Perpisahan Sekolah yang dapat anda simak, semoga bermanfaat dan memotivasi kita agar menjadi anak yang lebih berguna bagi semuanya.

Puisi Perpisahan Sekolah Untuk SD SMP SMA

1. Puisi Perpisahan Sekolah berjudul Salam Hormatku

Saat engkau telah sabar mengajarku
Saat engkau tegar menghadapiku
Dan saat engkau ihlas mendidikku
Kini apa yang dapat kulakukan
Untuk membalas semua kebaikanmu


Wahai guruku..
Sungguh mulia kedudukanmu
Engkau mendapat gelar pahlawan tanpa tanda jasa
Engkau bersabar dan tanpa mengenal putus asa

Kini tinggal kenangan dan kesedihan
Mengenangmu sungguh luar biasa
Mengorbananmu tiada tara
Ketika hari ini diriku usai dalam pendidikan


Sungguh berat meninggalkanmu
Kini hatiku sedih dan merasa enggan
Bila terucap kata perpisahan
Sungguh diriku tak mampu menahan kesedihan

Bila harus pergi meninggalkan engkau dan teman-teman
Ketika hari ini terucap kata perpisahan
Hati ini penuh dengan kesedihan
Berat untuk mengucapkan kerelaan


Air mata terus bercucuran
Berdoa agar tak hanya sampai disini kita jumpa
Saat guru tersenyum
Kebahagianku kini selalu terasa riang

Namun ketika engkau meneteskan air mata
Diriku bingung diam tanpa kata
Apa yang dapat kulakukan untuk mengembalikan senyuman


Tidak hanya sebatas angan
Walau jarak semakin membentang
Walaupun berbeda keadaan
Semua tentangmu akan selalu kukenang

2. Puisi Perpisahan Sekolah berjudul Sahabat Bagiku

Sobat engkau teman setiaku
Engkau ada dikala suka maupun duka
Diriki tak sanggup jika harus jauh
Pergi tak tau tanpa arah


Membekas kenangan tentangmu
Diriku kan selalu merindukanmu
Dirimu yang baik dan terkadang lucu
Selalu membuatku tersenyum tanpa rasa ragu

Anganku untuk bisa bertemu
Harapku kita selalu bersama
Tidak hanya kenangan
Tapi sampai putuh rambutkupun ki ingin tetap bersamamu


Sobat.....
Diriku semakin berani karena motivasimu
Ketika mata ini tak mampu melihat
Engkaulah cahayaku

Ketika kaki ini rapuh
Engkaulah tongkat yang membantuku berjalan
Terimaksih sobat
Engaku penyemangat hidupku
Semoga engkau selalu bahagia selamanya

3. Puisi Perpisahan Sekolah Berjudul Yang Pilu di Mataku

Prosesi perpisahan ini begitu meriah
Berbagai pertunjukan disajikan dengan begitu memukau
Bahkan bintang di langit berbaur dengan indahnya
Mengajak segenap peserta larut dalam keriuhannya

Tapi muramnya hatiku tak dapat kusembunyikan
Betapa pilu hati ini mendapati kenyataan
Esok kita tak kan bisa berjabat tangan
Bahkan bercanda maupun sekedar berpandangan


Persahabatan yang terjalin begitu lama
Suasana sekolah saat belajar dan bercanda
Para karyawan dan guru yang berjasa
Membuat aku susah untuk lupa

Dengan segenap tetes syukur yang kupanjat
Waktu yang membuat kita harus beranjak
Kuayunkan langkahku ke depan dengan mantap
Berharap esok kita bisa kembali bercakap dengan akrab


Aku benar-benar kehilangan
Kehilangan sosok  sahabat, guru dan semua hal terindah
Tapi doa ini tidak akan pupus
Tuk jadikan hari ini sebagai ukiran pengalaman

4. Puisi Perpisahan Sekolah Berjudul Yang Takkan Terganti

Perjumpaan itu sangat singkat
Anda dan saya sangat tersipu saat bergetar
Sampai kita melewati hari-hari begitu cepat
Seolah-olah perpisahan membawa kita menjadi putus-putus
Sahabat, pemisahan ini begitu tersedu-sedu
Bagaimana waktu dan jarak tidak bisa dilipat lagi
Saya tidak bisa benar-benar menangis lagu ini
Bahwa kamu dan aku tidak bisa lagi bertemu

Teman, bagaimana aku menghibur diriku sendiri?
Bagaimana saya bisa berdiri tanpa sedikit keraguan?
Bagaimana saya harus menangani kegagalan?
Jika jari-jari kita tidak bisa lagi dihubungkan
Tetapi teman saya, melihat wajah Anda, saya menjadi lebih sadar
Kami masih bisa bercanda dengan wajah masing-masing bersinar
Kami masih bisa memperkuat untuk bersabar
Karena kita memiliki Tuhan yang membuat kita tangguh

5. Puisi Perpisahan Sekolah Berjudul Takkan Terulang

Besok kami ditunjukkan pada jawaban
Tidak ada lagi lelucon di kelas
Tidur di kelas, menghujat guru
Teman mengahili
Karena itu adalah rangkaian yang indah di sekolah kami
Selamat datang di masa depan teman-teman
Suatu hari kita bertemu dengan pemahaman kesuksesan
Saat bercerita tentang sekolah menengah / sekolah kejuruan dirasakan.

Saya menunggu Anda selama beberapa tahun ke depan teman saya .... !!!
Semoga kita bisa saling bertemu
Entah di bumi ini atau di surga ......

Label:

Senin, 09 April 2018

Puisi Sedih Bagian Ke Tiga dari Nomor 11 - 15

Puisi Sedih Bagian Ke Tiga dari Nomor 11 - 15 - Ini adalah halaman ketiga dari potongan artikel halaman pertama dan kedua yang berisi beberapa puisi sedih dengan judul kesedihan yang tersembunyi, terakhir, ibu, kenangan yang tersisa, terbuang masa laluku, silahkan disimak :
Artikel Utama : 15 Puisi Sedih Tentang Penantian Kekasih yang Selalu Dihati

11. Puisi Sedih dengan Judul Kesedihan Yang Tersembunyi

Sementara semuanya terlihat baik-baik saja
Namun dibalik semua itu tersembunyi kesedihan
Kesedihan yang selalu bersembunyi di hatiku


Kesedihan itu tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata
Kesedihan yang selalu tersimpan di hatiku
Seperti ketika hujan turun ke bumi
Jadi setiap tetes hujan menyiratkan kesedihan yang mendalam

Kesedihan yang dapat menghancurkan hati siapa pun
Ketika mendengarkan tangisan kesedihan
Kesedihan yang telah terjadi
Saya menyimpan dan menyimpannya di hati saya selama beberapa dekade


Tanpa ada yang menyadarinya
Kesedihan yang selalu menyiksa hari-hariku
Kesedihan yang selalu menghantuiku.
Saya ingin berteriak keras

Untuk menggambarkan semua kesedihan dan rasa sakit yang saya rasakan
Tapi apa kekuatanku
Saya tidak bisa mengungkapkan semua kesedihan saya kepada semua orang
Biarkan Biarkan Dukaku Tetaplah selamanya.

12. Puisi Sedih dengan Judul Terakhir

Tidak ada lagi laut di antara kita
Juga ombak
Buih yang tersisa

Pergi saja
Kerang kerang di pantai
Tidak ada yang diucapkan lagi
Terutama rasanya


Kecuali rasa asin di sudut bibir
Di ujung lidah hanya ada ratapan
Rasakan puisi terakhirmu.
Dan saya tidak akan pernah lagi

Membisikkan nama Anda
Karena saya tidak lagi ketinggalan
Untuk berbagi dengan Anda
Semua telah jatuh dalam cara yang abadi

13. Puisi Sedih dengan Judul Ibu

Ibu..
Saya pikir rumah yang jauh dari rumah itu menyenangkan
Saya pikir jauh dari rumah adalah surga bagi usia saya

Ibu..
Ternyata benar jauh dari rumah itu menyenangkan
Saya tidak perlu repot mencari alasan untuk pergi dengan seorang teman
Saya tidak perlu berbohong kepada Anda untuk mendapatkan izin ketika keluar


Ibu..
Jauh dari rumah, saya merasa bebas melakukan apa pun yang saya inginkan

Namun,
Semakin aku merasa kesepian
Tidak ada teman lagi untuk saya ajak bicara
Tidak ada suasana ramai di malam hari
Tidak ada lagu ninabobo
Aku merasa sangatlah kesepian.


Aku rindu ibu ..
Saya merindukan tawa keluarga yang kita ciptakan
Saya rindu bermain dengan saudara perempuan saya
Aku rindu dimarahi ketika aku pulang larut malam

Ibu..
Saya mohon, bawa saya pulang ..
Menjadi dewasa itu tidak menyenangkan

14. Puisi Sedih dengan Judul Kenangan Yang Tersisa

Setiap kali saya berbagi dengan teman-teman saya
Teman selalu hadir sampai malamku
Menemani sampai matahari terbenam
Sampai cahaya memudar dengan cepat

Ribuan bintang bertabur bintang menghiasi langit
Saat kamu memperindah saya
Aku menggenggam erat tanganmu yang lembut
Saat kamu menatap dengan gembira.


Maaf saya tidak melihat Anda di menit terakhir Anda
Sampai jumpa lagi ...
Anda berbaring bangun tidur
Tapi saya menangis

Saya tahu Anda senang di sana
Pergi ke Yang Mahakuasa
Tapi saya sedih di sini
Hanya bisa melihat sisa ingatan.

15. Puisi Sedih dengan Judul Terbuang Masa Laluku

Saya sudah terlalu jauh
Tapi masa lalu tidak pernah salah
Bagi saya masa lalu tidak perlu dihapuskan
Ada masa depan di sana


Dan dia terus menyapa
Sampai saya mengejar gairah
Temui aku padanya
Tapi saya lupa masa lalu saya

Sampai sekarang saya jatuh
Saya lupa pelajaran besarnya
Saya lupa tentang kekuatan jimat saya
Saya lupa sumber kekuatan saya.


Sungguh, sejuta kali saya bertemu
Terpikat oleh rasa mati rasa
Lurus ke depan, aku berjalan
Karena semangat masa depan

Tanpa berbalik saya percaya
Sampai aku melupakan diriku sendiri
Sekarang lagi bertabrakan lagi
Saya lupa cara menghindarinya


Saya lupa menyapanya
Saya lupa melihat ke belakang
Saya minta maaf untuk masa lalu
Maafkan aku karena melupakanmu
Artikel Sebelumnya : Puisi Sedih Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10

Label:

Puisi Sedih Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10

Puisi Sedih Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10 - Ini adalah halaman kedua dari potongan artikel halaman pertama yang berisi beberapa puisi sedih dengan judul bulan terbelah, pergi, tuhan, hanya sebatas ilusi, sisi topeng, silahkan disimak :
Artikel Utama : 15 Puisi Sedih Tentang Penantian Kekasih yang Selalu Dihati

6. Puisi Sedih dengan Judul Bulan Terbelah

Langit tampak kusam
Angin cemas menanti hujan
Cahaya bulan mulai bersinar di bumi
Dalam ribuan bintang,


Anda bersinar terang di sana
Anda berbagi segalanya
Abad ke-1000 telah hilang
Ribuan suka dukamu

Lemparkan jiwaku
Cinta sayang
Perpecahan itu
Di antara ribuan orang
Anda mendukungnya


Cahaya lampu yang tersisa
Kau berhasil
Sampai menjadi
Cahayanya sangat terang

Ketika bulan terpecah selamanya
Oleh matahari dan siang hari
Demi bulan saat ditemani
Kekal ada di sana

7. Puisi Sedih dengan Judul Pergi

Bintang itu sekarang telah hilang
Saat Anda pergi
Tidak sekarang menunggu
Berharap kau Kembali

Senja kini telah tiba
Saat Anda berjalan
Fajar kini telah menanti
Berharap engkau kembali


Nisan menjadi kenangan
Seolah enggan melupakannya
Jalan Anda sekarang berbeda
Anda sekarang bersama-Nya

Tetap tersenyum
Seperti ketika kamu diliputi oleh cinta
Doa saya akan menerangi Anda
Ketika kamu berjalan

8. Puisi Sedih dengan Judul Tuhan

Tidak sakit, saya takut
Tidak kecewa karena saya tidak setuju
Saya hanya takut berharap

Allah.
Anda sebaik harapan
Tapi kelemahan jiwaku
Kebodohan hatiku


Lalai
Sifat saya sebagai manusia

Allah
Renyah macam apa kamu akan menghancurkan hatiku?
Anda adalah pemiliknya
Seberapa lembut Anda membuatnya
Anda adalah pemiliknya


Allah.
Aku tidak marah denganmu
Karena saya milik Anda

9. Puisi Sedih dengan Judul Hanya Sebatas Ilusi

Terlahir ke dunia hanyalah sebuah jalan keluar
Keinginan bangun keduanya ingin bebas
Masa lalu terluka besok
Tangisan biru meneriakkan isak tangis


Langit malam menyaksikan bisu kehancuran kekuasaan
Hati biru menginginkan cinta putih
Lambat menyerang jantung yang membeku
Cinta putih memercikkan api keinginan

Antara hati dan pikiran tidak peduli satu sama lain
Runtuh sudah biru, terjerat keindahan hidup
Kehidupan manis seperti mandi madu


Hidup pahit seperti bermandikan darah
Berhenti persyaratan keteguhan
Langkah lamban pada kondisi penderitaan
Senyum keinginan yang tak terhentikan yang tidak tahu arah

Lampion bertebaran, merah muda yang indah
Api menyala dengan harapan
Genangan mengayunkan wajah dandelion
Lambat tetapi penuh penekanan
Rahang yang rupawan kuat.


Kiri berjalan dengan bangga
Warna biru mengilhami ilusi
Dejavu menelan tempat hidupnya
Sempit terasa luas dalam bayang-bayang
Kelopak tidak perlu mahkota lagi

Suara nafas menghantam angin
Sesak hati mengabaikan rasa sakit ulu
Air kristal terkikis
Dalam arti kehidupan lampau
Senyum putih melewati kepalanya terkubur

10. Puisi Sedih dengan Judul Sisi Topeng

Haruskah saya melihat semuanya?
Atau harus seserius bagaimana saya menilai?
Rasa sakit saya tumbuh
Dengan ancaman tajam dari ujung lemah tongkat

Apa yang harus dilakukan?
Lihatlah sekeliling.
Terkadang senang terkadang menangis
Terkadang berbunga terkadang layu.


Terkadang cerah terkadang suram
Suram dalam kebingungan
Merenungkan diam-diam dalam mendesah mendesah tanpa akhir
Hanya ada rasa sakit

Tapi apa pun
Saya tidak mengerti apa yang saya lakukan
Itu baru datang
Kalau saja saya sekuat baja


Saya akan mengubah segalanya
Tetapi apakah itu kekuatan atau depresi.
Indera yang hilang
Ambil jalan pemandu yang tidak tahu ke mana harus pergi
Terus jalan saja
Sampai kilat datang

Apakah saya diam?
Tidak!
Tetapi apa yang harus dilakukan?
Apakah saya harus mencari jalan keluar?
Tapi bagaimana caranya


Apakah saya harus memberi tahu pesan itu.
Tetapi dengan siapa.
Apakah saya menunggu waktu yang tepat?

Tapi ketika?
Apakah saya harus melihat situasi yang baik
Tetapi dimana?
Saya hanya tersesat
Mengapa?


Kenapa aku tidak seperti orang-orang di sana
Tertawa tidak tahu situasi, waktu, penyebab, seseorang, dan sekitarnya!
Kebahagiaan mereka mengalir

Air mataku menjadi liar
Tajam terluka
Kejam itu sakit
Kali ini semuanya berakhir.
Artikel Selanjutnya : Puisi Sedih Bagian Ke Tiga dari Nomor 11 - 15

Label:

15 Puisi Sedih Tentang Penantian Kekasih yang Selalu Dihati

15 Puisi Sedih Tentang Penantian Kekasih yang Selalu Dihati - Tiada obat yang mujarab untuk seorang yang sakit hati kecuali kekasih hatinya. Kehebatan cintalah dapat menyembuhkan rasa sakit, terasa kenyang sebelum makan, dan waktu terasa cepat berputar jika bersamanya. Jika kita sedih karena ditinggal oleh kekasih maka bersabarlah dan terima saja kenyataan ini, karena mungkin kejadian tersebut sudah menjadi bagian hidup.

Sedih adalah hal yang wajar ketika dua insan yang saling mencintai telah terpisahkan. Jika seribu kesalahan yang dilakukan oleh orang yang kita cintai, seribu kali pula kita akan memaafkannya. Karena rasa sayang yang sudah dalam mampu meredamkan amarah. Puisi sedih adalah karangan yang berisi kumpulan kosa kata pilihan yang berisi tentang kesedihan.
Baca Juga : Puisi Sedih Bagian Ke Dua dari Nomor 6 - 10
Puisi sedih ini dapat tertuang ketika hati sedang sedih karena cinta, ditinggal kekasih, sahabat, ibu dan orang-orang yang kita cintai. Jika memiliki masalah dicurahkan pada orang yang ada di dekat kita, namun terkadang orang tidak sama, mereka hanya diam menanggung masalahnya sendiri. Untuk itu, dapat dicurahkan melalui puisi sedih karena setidaknya akan mengurangi beban pada pikiran kita.

Dibawah ini beberapa puisi sedih yang dapat anda baca seperti curahan hati anda kepada orang yang anda cintai :

15 Puisi Sedih Terbaru Paling Menyentuh Hati

1. Puisi Sedih dengan Judul Penantian

Kebahagiaan dalam hatiku kini telah pergi
Hidup ini terlalu sakit
Terasa sepi, dengan keadaan sunyi
Menangis meratapi hidupku sendiri


Engkau hadir dalam mimpiku
Harapku kau segera hadir dalam dunia nyataku
Ketahuilah wahai kekasih hatiku
Kini diriku sangat merindukanmu

Setiap malam ku pandangi bintang
Andai semua bintang di langit mampu berkata
Mereka kan mengadu padamu
Dan sampaikan salamku untukmu

2. Puisi Sedih dengan Judul Selalu Dihati

Resah hatiku memikirkanmu
Luka hatiku mengingatmu
Sakit bila terus merindukanmu
Engkau hantui malamku

Seribu kali engaku sakitiku
Namun cinta ini terlalu luluh
Seribu kali pula aku memaafkanmu
Diriku tak memiliki apapun


Namun cinta kasih dan sayang
Yang mampu membimbingku
Mungkin dalam penantianku
Engkaupun tak mengerti

Bahkan engkau tak tau akan kesetiaanku
Apa yang ada dalam fikiranmu
Siapa yang ada dalam hatimu
Aku tak kuasa menahan air mataku


Yang sekian lama sudah terbendung
Semoga engkau bahagia dengan pilihanmu
Diriku hanya mampu mendoakanmu dan menantimu
Aku percaya akan takdir Rabbku

3. Puisi Sedih dengan Judul Sadar

Kini ku menyadari...
Betapa tak pantasnya ku berada disini
Kutau kau tidak suka dengan ku
Tapi demi kreativitas ku aku berusaha


Dan demi nilai, aku berjuang.
Kini ku sadar...
Memang tak seharusnya begini
Semua tak akan terjadi kalau aku tiada

Seharusnya begitu
Bersyukur ku memiliki hati yang selalu sabar.
Mengapa tidak dari awal ku sadari semua ini
Agar aku tidak mengganggu suasa ini


Suasana yang terang menjadi gelap
Aku hanya ingin kau juga menyadari semua ini
Betapa keras semangatku ingin berjuang seperti mereka.

4. Puisi Sedih dengan Judul Penyesalanku

Di saat aku kesepian
Di saat aku membutuhkanmu
Kau tak lagi menemaniku
Karena kesalahanku ini


Ku menyesal telah menyia-nyiakan mu
Demi seseorang yang baru ku kenal
Kau telah pergi jauh meninggalkan iri ku
dan mungkin kau telah bahagia di sana
Sekarang ku sadar

Sungguh ku membutuhkan mu
Kau boleh melupakan ku
Hanya 1 yang ku pinta
Janganlah melupakan kenangan saat bersama ku.

5. Puisi Sedih dengan Judul Menyobek Kertas

Dia hobi merobek kertas
Tertempel di dinding yang sudah usang
Bukan karena tidak dirawat
Tapi itu terus mengingat usia

Dia suka merobek kertas
Untuk pengecoran tinta
Untuk menulis sebuah kalimat
Untuk menggaruk kata
Dan tentu saja bagi orang untuk membaca


Waktu tidak bisa dihitung
Jari tidak bisa mengukur
Sebesar apa yang robek
Entah lautan di Afrika

Atau bisa juga ukuran kota Jakarta
Tapi saat dia merobeknya
Kata-kata indah itu bertahan lama
Orang-orang menuai biru


Tentang kisah pahit pertama
Kumbang itu meninggalkan jantung
Meskipun cinta telah menjadi yang pertama
Tapi masih ingat makam itu
Lihat Juga : Puisi Sedih Bagian Ke Tiga dari Nomor 11 - 15
Artikel tentang puisi sedih tentang cinta yang menyentuh hati dari kehidupan sekarang maupun masa depan untuk pacar atau mantan yang sedang patah hati dan bisa juga buat sahabat dan untuk ayah dan ibu maupun kekasih tercinta serta guru dan orang tua yang telah tiada.

Label: