Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di lingkungan madrasah dan pesantren, seni hadroh bukan sekadar hiburan, melainkan sarana dakwah yang lembut dan menyentuh hati. Salah satu grup hadroh yang cukup dikenal di wilayah Jawa Tengah adalah Hadroh Al Munsyidin Pekalongan. Banyak pihak, baik lembaga pendidikan, panitia pengajian, maupun masyarakat umum, yang tertarik mengundang mereka untuk memeriahkan acara keagamaan.
Namun demikian, sering muncul pertanyaan yang cukup penting: berapa sebenarnya biaya untuk mengundang Hadroh Al Munsyidin Pekalongan?
Sebagai seorang pendidik, Ibu ingin menyampaikan bahwa dalam menentukan biaya tersebut, kita tidak hanya melihat angka semata, tetapi juga memahami berbagai faktor yang mempengaruhinya. Secara umum, biaya mengundang grup hadroh seperti Al Munsyidin berkisar antara Rp3.000.000 hingga Rp10.000.000. Rentang ini tentu tidak mutlak, karena bergantung pada beberapa hal berikut.
Pertama, jarak dan lokasi acara. Jika lokasi acara berada di luar kota Pekalongan, maka akan ada tambahan biaya transportasi dan akomodasi. Hal ini wajar, mengingat rombongan hadroh biasanya terdiri dari beberapa personel beserta perlengkapan alat musik.
Kedua, durasi penampilan. Acara yang hanya membutuhkan satu sesi penampilan tentu berbeda biayanya dengan acara yang berlangsung sepanjang malam, seperti peringatan Maulid Nabi atau Haflah Akhirussanah.
Ketiga, skala acara. Acara besar yang melibatkan banyak jamaah dan membutuhkan sound system profesional biasanya memerlukan persiapan lebih matang, sehingga berpengaruh pada biaya keseluruhan.
Keempat, waktu pelaksanaan. Pada momen-momen tertentu seperti bulan Rabiul Awal atau Ramadan, permintaan terhadap grup hadroh meningkat. Dalam kondisi ini, biaya bisa sedikit lebih tinggi dibandingkan hari biasa.
Anak-anakku dan para pembaca yang Ibu muliakan, penting bagi kita untuk tidak hanya mempertimbangkan biaya, tetapi juga nilai keberkahan dari acara tersebut. Mengundang hadroh bukan sekadar menghadirkan musik, melainkan menghidupkan syiar Islam melalui lantunan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Sebagai saran dari Ibu, sebelum mengundang Hadroh Al Munsyidin, sebaiknya panitia melakukan komunikasi langsung dengan pihak manajemen mereka. Tanyakan secara rinci terkait kebutuhan teknis, jumlah personel, serta kesepakatan biaya agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.
Semoga dengan hadirnya hadroh dalam setiap kegiatan kita, hati menjadi lebih tenang, iman semakin kuat, dan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW semakin bertambah.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar
Posting Komentar