Mengundang seorang ustadzah seperti Halimah Alaydrus untuk memberikan ceramah atau pengajian di madrasah atau komunitas kita memang membutuhkan persiapan yang matang.
Biaya pertama yang terlihat adalah biaya material: transportasi, akomodasi, dan honorar yang wajar sesuai dengan kemampuan lembaga.
Namun, sebagai guru madrasah, saya selalu mengajarkan kepada siswa bahwa biaya sebenarnya tidak hanya terukur dari uang, tetapi juga dari niat dan kesediaan hati kita untuk mencari ilmu yang bermanfaat.
Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa yang memanggil kepada petunjuk, maka bagi mereka pahala seperti pahala orang-orang yang mengikuti dia, tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun” (HR. Muslim).
Oleh karena itu, bila kita mengeluarkan sedikit sumber finanzi untuk mendatangkan ilmu, sebenarnya kita sedang menanam benih pahala yang akan terus tumbuh.
Biaya kedua adalah waktu dan energi. Persiapan tempat, pengaturan kursi, penyiapan alat suara, serta penyelebongan jadwal pelajaran membutuhkan kerja sama antara guru, staf, dan santri.
Namun, ketika kita menyempatkan waktu ini, kita juga mengajarkan nilai disiplin dan gotong royong kepada siswa.
Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman, “Dan bantu-bantu kamu dalam kebajikan dan takwa; dan jangan bantu-bantu kamu dalam doso dan permusuhan” (QS. Al-Maidah: 2).
Kerja sama ini menjadi bentuk ibadah yang melimpah, karena setiap upaya yang kita lakukan untuk menyebarkan ilmu adalah bagian dari amal yang diterima oleh Allah.
Biaya ketiga, yang sering terlupa, adalah siapakah kita dalam hati saat mengundang tamu hormat seperti Ustadzah Halimah.
Apakah niat kita hanya sekadar mengikuti tren, atau kita benar-benar ingin meningkatkan kualitas spiritual diri sendiri dan komunitas? Niat yang murni akan mengubah setiap pengeluaran menjadi amal yang berkesinabadian.
Seperti yang dikatakan oleh Imam Ghazali, “Ilmu tanpa amal adalah seperti pohon tanpa buah, dan amal tanpa ilmu adalah seperti jalan tanpa tujuan.”
Oleh karena itulah, sebelum kita mengajukan undangan, kita dianjurkan untuk mengkhususkan sejenk waktu dalam doa, memohon kepada Allah agar maksud kita diterima dan manfaat ceramah tersebut menyentuh hati semua yang hadir.
Akhirnya, manfaat yang kita peroleh jauh lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan.
Ceramah Ustadzah Halimah Alaydrus yang dikenal dengan pendekatan yang mudah dipahami, penuh kasih sayang, dan berdasarkan Al-Qur’an serta Hadis, dapat membangkitkan semangat belajar siswa, memperkuat ikat persaudaran antar jama’ah, dan memberi inspirasi bagi guru-guru untuk terus mengembangkan diri.
Seperti benih yang ditanam di subur tanah, setiap pengorbanan kecil ini akan menghasilkan buah berupa generasi yang lebih berilmu, bertakwa, dan berguna bagi tanah air dan umat.
Komentar
Posting Komentar